JAKARTA, JRnews.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membocorkan mengenai lahan tambang batu bara yang akan dikelola oleh Muhammadiyah.
Adapun pengelolaan tambang ini, diberikan berbarengan dengan pemberian Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) kepada organisasi keagamaan.
Bahlil memastikan pemerintah bakal memberikan lokasi tambang terbaik untuk dikelola oleh Muhammadiyah dari lahan tambang bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
Pemerintah kemungkinan memberikan lahan di bekas tambang PT Andaro Energy Indonesia Tbk atau PT Arutmin Indonesia.
Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi keagamaan yang mendapatkan IUPK dari Presiden Joko Widodo.
Selain Muhammadiyah, Jokowi juga memberikan IUPK kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan izin yang didapat oleh organisasi berada di lahan tambang bekas milik Kaltim Prima Coal (KPC). (JRnews.co.id)
