Kementerian Perumahan Pisah dari PUPR, Prabowo Siapkan Hasyim Jadi Ketua Satgasnya

0
20
Prabowo Subianto bersama Hasyim Djojohadikusumo dan saudari mereka. (Instagram)
Prabowo Subianto bersama Hasyim Djojohadikusumo dan saudari mereka. (Instagram)

JAKARTA, JRnews.co.id – Tinggal hitungan sekitar 1,5 bulan Prabowo Subianto akan dilantik menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia menggantikan Joko Widodo.

Semakin mendekati pelantikan, berbagai agenda penyusunan program hingga kabinet sudah mulai ramai.

Selain pejabat yang bakal duduk, perombakan lembaga juga akan terjadi ei era Prabowo, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Presiden Terpilih Prabowo Subianto berencana membentuk Kementerian Perumahan, terpisah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR).

Langkah ini dilakukan agar program pembangunan perumahan bisa berjalan lebih fokus.

Hal itu disampaikan oleh adik Prabowo sekaligus Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

Ia menyebut Kementerian Perumahan akan berdiri sendiri seperti sebelumnya sebelum digabung ke Kementerian PUPR.

“Kementerian PUPR nanti tetap Kementerian PU, nanti urus hal ikhwal Infrastruktur PU. Perumahan (kementerian) khusus untuk perumahan. Dan itu adalah menunjukkan komitmen Pak Prabowo Mas Gibran untuk kita kembangkan pembangunan,” kata adik kandung Prabowo itu.

Hashim mengaku telah ditunjuk Prabowo menjadi Ketua Satgas Perumahan dalam tim transisi Prabowo-Gibran sejak empat bulan silam.

Dalam kerjanya, dia mengundang sejumlah lembaga untuk berdiskusi, antara lain Bank Tabungan Negara (BTN), Direksi Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas), dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Kementerian Perumahan ini menargetkan untuk membangun 3 juta hunian setiap tahun. Rinciannya, 2 juta rumah akan dibangun pemerintah di pedesaan, sementara 1 juta apartemen di kota. (JRnews.co.id)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini