SEMARANG, JRnews.co.id – Buku harian dr Aulia Risma Lestari (ARL) yang ditemukan polisi di kamar kos menguak kisah pilu selama menjalani pendidikan spesilis anastesi di Universitas Diponegoro, Semarang.
Di dalam buku harian itu, dokter muda berusia 30 tahuh itu, mencurahkan isi hatinya termasuk untuk ibunya.
Buku harian itu ditemukan polisi di kama kos Aulia, tempat di mana jasadnya juga ditemukan.
“Di kamar kos kami temukan diari, isinya curhat korban kepada ibunya, mungkin selalu komunikasi dengan ibunya, tentang perilaku senior-seniornya,” jelas Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Agus Hartono, kepada pers Kamis (15/08/2024.
BACA Tragis! Dokter Muda Undip Bunuh Diri Gara-gara Dibully Senior, Kemenkes Bereaksi
Ditambahkan Kapolsek, di dalam diari itu juga, korban mengungkapkan sikap para senior yang suka memerintah dan dinilai berlebihan.
Berbekal buku harian ARL ini, Polisi bergerak melakukan penyelidikan untuk mengetahui dugaan perundungan oleh senior-senior korban.
Hal itu yang diduga memicu tindakan nekat Aulia mengakhiri hidupnya,dengan cara menyuntik obat ke dalam tubuhnya.
“Nanti kita melakukan pemeriksaan lebih mendalam memastikan benar tidak adanya perundungan hingga membuat korban mengakhiri hidupnya,” imbuh Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andhika Darma Sena. (JRnews.co.id)
