MARTAPURA, JRnews.co.id – Seorang pria mengalami luka serius setelah menjadi korban penganiayaan berat di teras samping Masjid Agung Al Karomah, Desa Pasayangan Utara, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, pada Selasa (11/3) sekitar pukul 19.00 WITA. Kejadian tragis ini berlangsung saat korban sedang berbuka puasa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban menegur seorang pria tak dikenal yang mendekatinya karena tercium bau lem fox dari tubuhnya.
Teguran tersebut tampaknya memicu emosi pelaku, yang kemudian pergi namun kembali lagi beberapa saat kemudian dengan membawa senjata tajam.
Tanpa peringatan, pelaku langsung menikam korban dua kali di bagian perut sebelum melarikan diri.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat, yang saat itu tengah melaksanakan patroli malam Ramadhan dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan insiden tersebut.
“Pihak kepolisian dari Polsek Martapura telah menerima laporan atas kasus ini dan masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku,” ujar Kapolres Banjar saat dikonfirmasi.
Dari rekaman CCTV Masjid Agung Al Karomah Martapura, terlihat jelas terduga pelaku mengenakan kaos berwarna putih memasuki area masjid sebelum melarikan diri usai melakukan penyerangan.
“Kita sudah perintahkan seluruh jajaran Resmob dan Reskrim untuk mengejar pelaku. Insya Allah, secepatnya akan kita amankan,” tegas Kapolres.
Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian dan sarung korban yang berlumuran darah.
Kapolres Banjar juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku untuk segera melaporkannya guna mempercepat proses penangkapan.
Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian mengingat aksi kekerasan terjadi di tempat ibadah dan saat momentum berbuka puasa. Penyidik terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap motif pelaku serta memastikan keamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Martapura. (JRnews.co.id)
